Untitled




Ask me anything

Submit

@putri amalia (Wednesday, Nov 22nd 2012)

i don’t know what i’m doing here.. i should go home for few times ago… T.T

Rabu, 21 Nov 2012

MASALAH… Semua orang tanpa terkecuali di dunia ini pasti memiliki masalah.. Bahkan orang tidak waras sekalipun tetap memiliki masalah, salah satu masalah kejiwaan, bukan begitu?? Tapi tidak semua orang menanggapi masalah tersebut dengan cara yang sama. Orang dengan tipe cuek misalnya, selalu saja terlihat santai dan tanpa beban, padahal sebenarnya mereka juga terganggu dengan keberadaan masalah itu, hanya saja mereka tidak mau terlihat “berlebihan” dalam menanggapinya, toh semuanya akan berlalu seiring berjalannya waktu. Bagaimana dengan orang “dingin”? Bukannya sikap orang-orang seperti itu tidak jauh beda dengan orang cuek?? Entah orang lain akan setuju atau tidak dengan pendapat saya ini„ hanya saja saya berpikir orang “dingin” itu sebenarnya justru menyimpan banyak masalah di “kepala”nya. Mungkin mereka terlihat tidak peduli, tapi sebenarnya mereka justru orang yang sangat peka dengan keadaan di sekitarnya, hanya saja mereka tidak berkeinginan untuk menunjukkannya, entah karena gengsi, malas, atau menganggap itu tidaklah penting. Satu bocoran tentang orang yang “dingin”„ kebanyakan dari mereka sebenarnya romantis. Membahas tentang masalah, cuek, dan dingin. Banyak orang yang berpikir bahwa saya adalah orang yang cuek, bahkan ada yang berkata saya orang yang dingin. Benarkah?? Saya justru merasa saya tidak seperti itu. Saya akui saya memang tidak suka panik saat menghadapi masalah, apapun itu. Saya benci kepanikan! Saya juga seringkali terlihat datar-datar saja, saat ada masalah sekalipun, dan uniknya saya sama sekali tidak menyadari itu sebelum orang lain mengungkapkannya. Seringkali saya tidak mengerti dengan apa yang saya pikirkan. Tiba-tiba saya terpikir untuk melakukan sesuatu, maka saya lakukan. Terpikir untuk tidak melakukannya maka tidak saya lakukan. Terlihat simple? Terburu-buru? Sepertinya tidak. Justru sebenarnya sebelum melakukan sesuatu otak saya sering berperang antara kata “iya” dan “tidak”, “lakukan” dan “jangan”. Tapi saya selalu saja menemukan alasan bagi diri saya untuk mengikuti ide awal yang terpikir tadi. Aneh? Saya sendiri juga bingung. Hanya saja seringkali setiap selesai mengambil keputusan dan melakukannya, saya menyesal dan terpikir untuk berhenti, tapi tiba-tiba terpikir untuk melanjutkannya lagi. Banyak hal yang tidak saya mengerti seringkali mengganggu pikiran saya. Tapi saya tidak suka panik. Apapun dan bagaimanapun nanti, saya lebih suka terlihat santai saja. Terserah apa kata orang? Bullshit!! Saya sangat memikirkan perkataan orang. Tapi saya lebih memilih tetap seperti itu karena jika tidak, saya merasa menjadi orang lain„ dan saya sangat tidak suka itu. Tulisan ini akan terlihat sangat berantakan karena pikiran saya juga sangat berantakan. Jika ditanyakan wajah saya seperti apa„ jawabannya “datar”.

Entah apa tujuanku membuat tulisan ini, bahkan ini sudah melenceng dari kata pertama yang ingin saya jadikan topik, yaitu masalah. Tapi saya hanya ingin mengungkapkan apa yang saya pikirkan. Rasanya sangat tidak nyaman jika disimpan.

Jika punya pendapat, silahkan share.. Mungkin kita bisa berbagi..

just try

  • maaaaddddeeeee

 cr : sururup

cr : sururup

+muchy

with azny

@class

Source: fuckyeahleetaemin